
Sāriputta
Sāriputta memberi nasihat utama, Ānanda hadir mendampingi, dan Anāthapiṇḍika menerima ajaran di akhir hidupnya.
Khotbah kepada Anāthapiṇḍika

Anāthapiṇḍikovāda Sutta menampilkan nasihat Sāriputta kepada Anāthapiṇḍika menjelang wafatnya.

Sāriputta memberi nasihat utama, Ānanda hadir mendampingi, dan Anāthapiṇḍika menerima ajaran di akhir hidupnya.

Sāriputta memberi nasihat utama, Ānanda hadir mendampingi, dan Anāthapiṇḍika menerima ajaran di akhir hidupnya.

Sāriputta memberi nasihat utama, Ānanda hadir mendampingi, dan Anāthapiṇḍika menerima ajaran di akhir hidupnya.
Latar sutta berada di kota tempat Anāthapiṇḍika dikenal sebagai pendukung besar Saṅgha.
Pembebasan menuntut pelepasan dari pengalaman luar dan pengalaman batin yang halus.
Sāriputta dan Ānanda mengunjungi Anāthapiṇḍika yang sedang sakit keras. Sāriputta membimbingnya untuk tidak melekat pada mata dan bentuk, telinga dan suara, indra-indra lain, kesadaran, kontak, perasaan, unsur, lima kelompok, berbagai alam, bahkan apa pun yang dilihat, didengar, dipikirkan atau diketahui. Anāthapiṇḍika menangis karena selama bertahun-tahun dekat dengan Buddha ia belum pernah mendengar ajaran sedalam itu diberikan kepada umat awam. Sāriputta menjelaskan bahwa ajaran seperti ini biasanya diberikan kepada mereka yang meninggalkan kehidupan rumah tangga; Anāthapiṇḍika meminta agar Dhamma mendalam juga dibuka bagi umat yang mampu memahaminya.
mn143:12.1 You should train like this:
mn143:12.2 ‘I shall not grasp the dimension of infinite space …
mn143:12.5 the dimension of infinite consciousness …
mn143:12.6 the dimension of nothingness …
mn143:12.7 the dimension of neither perception nor non-perception, and there shall be no consciousness of mine dependent on the dimension of neither perception nor non-perception.’
mn143:12.8 That’s how you should train.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.