
Buddha
Guru yang menjelaskan kenikmatan, bahaya, dan jalan keluar dari kemelekatan kepada para bhikkhu.
Khotbah Panjang tentang Tumpukan Penderitaan
Mahādukkhakkhandha Sutta menjelaskan kenikmatan, bahaya, dan jalan keluar dari kemelekatan pada kenikmatan indria, jasmani, dan perasaan — disampaikan setelah para bhikkhu ditanya petapa dari aliran lain.

Guru yang menjelaskan kenikmatan, bahaya, dan jalan keluar dari kemelekatan kepada para bhikkhu.

Wihara di Sāvatthī, tempat Buddha menyampaikan penjelasan ini setelah para bhikkhu kembali dari mengumpulkan dana makanan.
Kenikmatan indria memang nyata, tetapi diikuti bahaya besar berupa penderitaan; memahami keduanya secara jujur membuka jalan keluar berupa pelepasan kemelekatan.
Para bhikkhu mendengar para pengikut ajaran lain mengatakan bahwa mereka pun memahami sepenuhnya kenikmatan indria, bentuk jasmani dan perasaan. Ketika hal itu disampaikan kepada Buddha, ia mengajukan tiga sisi yang harus benar-benar diketahui: daya tarik, bahaya, dan jalan keluar dari masing-masing pengalaman tersebut. Penjelasan dimulai dari kesenangan indria dan berbagai penderitaan yang timbul ketika manusia mengejarnya atau mempertahankannya, lalu beralih kepada kecantikan tubuh yang berubah karena usia dan kematian, serta berbagai tingkat perasaan dalam meditasi. Dengan demikian pembicaraan menunjukkan bahwa pemahaman lengkap tidak berhenti pada mengetahui kenikmatan, tetapi juga melihat akibat dan pembebasan darinya.
mn13:6.1 “Mendicants, when wanderers of other religions say this, you should say to them:
mn13:6.2 ‘But reverends, what’s the gratification, the drawback, and the escape when it comes to sensual pleasures?
mn13:6.3 What’s the gratification, the drawback, and the escape when it comes to forms?
mn13:6.4 What’s the gratification, the drawback, and the escape when it comes to feelings?’
mn13:6.5 Questioned like this, the wanderers of other religions would be stumped, and, in addition, would get frustrated.
mn13:6.6 Why is that?
mn13:6.7 Because they’re out of their element.
mn13:6.8 I don’t see anyone in this world—with its gods, Māras, and divinities, this population with its ascetics and brahmins, its gods and humans—who could provide a satisfying answer to these questions except the Realized One or his disciple or someone who has heard it from them.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.