MN 129

Bālapaṇḍitasutta

Khotbah tentang Orang Bodoh dan Orang Bijaksana

Majjhima Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

mn129:4.1 Selanjutnya, para bhikkhu, orang bodoh melihat para raja menangkap seorang pencuri, seorang penjahat, dan menjatuhkan berbagai hukuman kepadanya—

mn129:4.2 mencambuk dengan cambuk, memukul dengan tongkat, memukul dengan pentungan; memotong tangan, memotong kaki, memotong tangan dan kaki; memotong telinga, memotong hidung, memotong telinga dan hidung; menjadikan seperti periuk bubur, menjadikan seperti kepala yang dicukur membentuk cangkang, menjadikan seperti mulut Rāhu, menjadikan seperti karangan bunga api, menjadikan seperti obor tangan, menjadikan seperti lilitan rumput eraka, menjadikan seperti pakaian kulit kayu, menjadikan seperti kijang, menjadikan seperti kail daging, menjadikan seperti kepingan uang, menjadikan seperti rendaman air garam, menjadikan seperti palang yang diputar, menjadikan seperti bangku jerami; menyiram dengan minyak panas, menyuruh anjing-anjing memakannya, menikam hidup-hidup di atas tiang, dan memenggal kepalanya dengan pedang.

mn129:4.3 Kemudian, para bhikkhu, orang bodoh itu berpikir:

mn129:4.4 ‘Karena perbuatan-perbuatan jahat yang demikianlah para raja menangkap seorang pencuri, seorang penjahat, dan menjatuhkan berbagai hukuman kepadanya—

mn129:4.5 mencambuk dengan cambuk … memenggal kepalanya dengan pedang;

mn129:4.6 hal-hal itu sungguh ada padaku, dan aku memperlihatkannya.

mn129:4.7 Jika para raja mengetahuinya, mereka pun akan menangkapku dan menjatuhkan berbagai hukuman yang sama kepadaku—’

mn129:4.8 mereka juga akan memukulinya dengan cambuk … dan bahkan ketika masih hidup akan menancapkannya di tiang, dan memenggal kepalanya dengan pedang.”

mn129:4.9 Ini, para bhikkhu, adalah penderitaan dan kesedihan kedua yang dialami oleh orang bodoh dalam kehidupan ini juga.

SUMBER TEKS
Indonesia · diterjemahkan dengan bantuan AI
English · Bhikkhu SujatoSumber ↗

Terjemahan Indonesia dibuat dengan bantuan AI oleh Bunbun.