mn129:36.1 Kemudian, para bhikkhu, permata gajah muncul pada raja pemutar roda—
mn129:36.2 seekor gajah yang seluruhnya putih, menyentuh tanah di tujuh tempat, memiliki kekuatan batin, mampu berjalan di angkasa, bernama Uposatha, raja para gajah.
mn129:36.3 Melihatnya, pikiran raja pemutar roda menjadi tenteram:
mn129:36.4 ‘Sungguh, ini akan menjadi kendaraan gajah yang baik, jika ia mau tunduk pada pelatihan.’
mn129:36.5 Kemudian, para bhikkhu, gajah permata itu tunduk pada penjinakan, bagaikan seekor gajah murni yang baik yang telah lama terlatih dengan sempurna.
mn129:36.6 Suatu ketika, para bhikkhu, raja pemutar roda, untuk menguji gajah permata itu, menaikinya pada pagi hari dan menjelajahi bumi yang dikelilingi samudra, kemudian kembali ke ibu kota kerajaan tepat pada waktunya untuk makan pagi.
mn129:36.7 Demikianlah, para bhikkhu, gajah permata yang muncul pada raja pemutar roda.