
Buddha
Ānanda menjadi penyampai kisah, sementara Buddha mengonfirmasi kedalaman makna dari hal-hal yang diceritakan.
Sutta tentang Hal yang Menakjubkan dan Mengagumkan

Acchariyaabbhuta Sutta berisi kisah tentang hal-hal menakjubkan dan luar biasa seputar kehidupan Buddha. Sutta ini terasa seperti pengingat akan kedalaman makna kelahiran dan kehidupan seorang Buddha.

Ānanda menjadi penyampai kisah, sementara Buddha mengonfirmasi kedalaman makna dari hal-hal yang diceritakan.

Ānanda menjadi penyampai kisah, sementara Buddha mengonfirmasi kedalaman makna dari hal-hal yang diceritakan.
Latar pembabaran berada di Jetavana, tempat banyak ajaran penting disampaikan kepada para bhikkhu.
Sutta ini mengajak pembaca melihat kehidupan Buddha bukan sekadar biografi, tetapi sebagai tanda kemunculan kebijaksanaan besar di dunia.
Ānanda menguraikan kepada para bhikkhu berbagai hal menakjubkan yang menyertai kehidupan Bodhisatta menjelang kelahiran terakhirnya: turun dari surga Tusita dengan penuh kesadaran, memasuki kandungan ibunya, dijaga para dewa, serta berbagai keadaan luar biasa selama kehamilan dan kelahiran. Kisah bergerak melalui tanda-tanda yang menyertai kelahiran Bodhisatta dan kualitas istimewa yang dikenang Ānanda. Buddha membenarkan uraian itu lalu menambahkan satu kualitas yang juga menakjubkan: Tathāgata mengetahui perasaan, persepsi dan pikiran ketika muncul, berlangsung dan lenyap.
mn123:21.1 Sammukhā metaṁ, bhante, bhagavato sutaṁ, sammukhā paṭiggahitaṁ:
mn123:21.2 ‘yadā, ānanda, bodhisatto mātukucchimhā nikkhamati, atha sadevake loke samārake sabrahmake sassamaṇabrāhmaṇiyā pajāya sadevamanussāya appamāṇo uḷāro obhāso loke pātubhavati atikkammeva devānaṁ devānubhāvaṁ.
mn123:21.3 Yāpi tā lokantarikā aghā asaṁvutā andhakārā andhakāratimisā yatthapime candimasūriyā evaṁmahiddhikā evaṁmahānubhāvā ābhāya nānubhonti tatthapi appamāṇo uḷāro obhāso loke pātubhavati atikkammeva devānaṁ devānubhāvaṁ.
mn123:21.4 Yepi tattha sattā upapannā tepi tenobhāsena aññamaññaṁ sañjānanti—aññepi kira, bho, santi sattā idhūpapannāti.
mn123:21.5 Ayañca dasasahassī lokadhātu saṅkampati sampakampati sampavedhati, appamāṇo ca uḷāro obhāso loke pātubhavati atikkammeva devānaṁ devānubhāvan’ti.
mn123:21.6 Yampi, bhante …pe… idampāhaṁ, bhante, bhagavato acchariyaṁ abbhutadhammaṁ dhāremī”ti.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.