
Buddha
Ānanda menjadi penyampai kisah, sementara Buddha mengonfirmasi kedalaman makna dari hal-hal yang diceritakan.
Sutta tentang Hal yang Menakjubkan dan Mengagumkan

Acchariyaabbhuta Sutta berisi kisah tentang hal-hal menakjubkan dan luar biasa seputar kehidupan Buddha. Sutta ini terasa seperti pengingat akan kedalaman makna kelahiran dan kehidupan seorang Buddha.

Ānanda menjadi penyampai kisah, sementara Buddha mengonfirmasi kedalaman makna dari hal-hal yang diceritakan.

Ānanda menjadi penyampai kisah, sementara Buddha mengonfirmasi kedalaman makna dari hal-hal yang diceritakan.
Latar pembabaran berada di Jetavana, tempat banyak ajaran penting disampaikan kepada para bhikkhu.
Sutta ini mengajak pembaca melihat kehidupan Buddha bukan sekadar biografi, tetapi sebagai tanda kemunculan kebijaksanaan besar di dunia.
Ānanda menguraikan kepada para bhikkhu berbagai hal menakjubkan yang menyertai kehidupan Bodhisatta menjelang kelahiran terakhirnya: turun dari surga Tusita dengan penuh kesadaran, memasuki kandungan ibunya, dijaga para dewa, serta berbagai keadaan luar biasa selama kehamilan dan kelahiran. Kisah bergerak melalui tanda-tanda yang menyertai kelahiran Bodhisatta dan kualitas istimewa yang dikenang Ānanda. Buddha membenarkan uraian itu lalu menambahkan satu kualitas yang juga menakjubkan: Tathāgata mengetahui perasaan, persepsi dan pikiran ketika muncul, berlangsung dan lenyap.
mn123:12.1 I have learned this in the presence of the Buddha:
mn123:12.2 ‘When the being intent on awakening is conceived in his mother’s womb, no afflictions beset her. She’s happy and free of bodily fatigue. And she sees the being intent on awakening in her womb, whole in his major and minor limbs, not deficient in any faculty.
mn123:12.3 Suppose there was a beryl gem that was naturally lustrous, eight-faceted, well-worked. And it was strung with a thread of blue, yellow, red, white, or golden brown.
mn123:12.4 And a person with clear eyes were to take it in their hand and examine it: “This beryl gem is naturally lustrous, eight-faceted, well-worked. And it’s strung with a thread of blue, yellow, red, white, or golden brown.”
mn123:12.5 In the same way, when the being intent on awakening is conceived in his mother’s womb, no afflictions beset her. She’s happy and free of bodily fatigue. And she sees the being intent on awakening in her womb, whole in his major and minor limbs, not deficient in any faculty.’
mn123:12.6 This too I remember as an incredible quality of the Buddha.
Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang dibuat dengan bantuan AI dan disajikan bersama teks Pāli serta English untuk memudahkan pembacaan dan perbandingan.