mn115:19.1 Ia memahami: ‘Adalah mustahil dan tidak mungkin bahwa seseorang yang melakukan perbuatan buruk melalui ucapan …
mn115:19.2 bahwa seseorang yang melakukan perbuatan buruk melalui pikiran, karena sebab itu, karena kondisi itu, setelah hancurnya jasmani, setelah kematian, akan terlahir kembali di alam tujuan baik, alam surga; hal ini tidak mungkin terjadi.’
mn115:19.3 ‘Akan tetapi, adalah mungkin bahwa seseorang yang melakukan perbuatan buruk melalui ucapan …
mn115:19.4 bahwa seseorang yang melakukan perbuatan buruk melalui pikiran, karena sebab itu, karena kondisi itu, setelah hancurnya jasmani, setelah kematian, akan terlahir kembali di alam kehilangan, alam tujuan buruk, alam kehancuran, neraka; hal ini mungkin terjadi.’
mn115:19.5 Ia memahami: ‘Adalah mustahil dan tidak mungkin bahwa seseorang yang melakukan perbuatan baik melalui jasmani, ucapan, dan pikiran, karena sebab itu, karena kondisi itu, setelah hancurnya jasmani, setelah kematian, akan terlahir kembali di alam kehilangan, alam tujuan buruk, alam kehancuran, neraka; hal ini tidak mungkin terjadi.’
mn115:19.6 ‘Akan tetapi, adalah mungkin bahwa seseorang yang melakukan perbuatan baik melalui jasmani, ucapan, dan pikiran, karena sebab itu, karena kondisi itu, setelah hancurnya jasmani, setelah kematian, akan terlahir kembali di alam tujuan baik, alam surga; hal ini mungkin terjadi.’
mn115:19.7 Ia memahami: ‘Adalah mustahil dan tidak mungkin bahwa seseorang yang melakukan perbuatan baik melalui ucapan …
mn115:19.8 bahwa seseorang yang melakukan perbuatan baik melalui pikiran, karena sebab itu, karena kondisi itu, setelah hancurnya jasmani, setelah kematian, akan terlahir kembali di alam kehilangan, alam tujuan buruk, alam kehancuran, neraka; hal ini tidak mungkin terjadi.’
mn115:19.9 ‘Akan tetapi, adalah mungkin bahwa seseorang yang melakukan perbuatan baik melalui ucapan …
mn115:19.10 Ia mengetahui: 'Siapa yang memiliki perilaku baik melalui pikiran, karena sebab itu, karena kondisi itu, setelah hancurnya jasmani, setelah kematian, ia akan terlahir kembali di alam tujuan baik, alam surga—ini adalah mungkin dan terjadi.'
mn115:19.11 Sejauh ini, Ānanda, seorang bhikkhu layak disebut 'mahir dalam hal yang mungkin dan tidak mungkin'.”