mn115:11.1 "Tetapi, Bhante, bagaimanakah seorang bhikkhu layak disebut 'mahir dalam kemunculan karena sebab-akibat'?"
mn115:11.2 "Di sini, Ānanda, seorang bhikkhu memahami demikian:
mn115:11.3 'Ketika ini ada, ini menjadi; karena munculnya ini, ini muncul.
mn115:11.4 Ketika ini tidak ada, ini tidak muncul; karena lenyapnya ini, ini lenyap. Yaitu:
mn115:11.5 ketidaktahuan adalah syarat bagi bentukan-bentukan kehendak.
mn115:11.6 Kehendak menjadi kondisi bagi kesadaran.
mn115:11.7 Kesadaran menjadi kondisi bagi batin dan bentuk.
mn115:11.8 Batin dan bentuk menjadi kondisi bagi enam indra.
mn115:11.9 Enam indra menjadi kondisi bagi kontak.
mn115:11.10 Kontak menjadi kondisi bagi perasaan.
mn115:11.11 Perasaan menjadi kondisi bagi munculnya nafsu keinginan.
mn115:11.12 Nafsu keinginan menjadi kondisi bagi munculnya kemelekatan.
mn115:11.13 Kemelekatan menjadi kondisi bagi munculnya kelangsungan eksistensi.
mn115:11.14 Kelangsungan eksistensi menjadi kondisi bagi munculnya kelahiran.
mn115:11.15 Kelahiran menjadi kondisi bagi munculnya usia tua dan kematian, duka, ratapan, kesakitan, kesedihan, dan keputusasaan.
mn115:11.16 Demikianlah asal-mula keseluruhan kumpulan penderitaan ini.
mn115:11.17 Tetapi dengan peluruhan dan lenyapnya tanpa sisa kebodohan batin, maka lenyap pula bentukan-bentukan karma.
mn115:11.18 Dengan lenyapnya bentukan-bentukan karma, lenyap pula kesadaran.
mn115:11.19 Dengan lenyapnya kesadaran, lenyap pula batin dan bentuk jasmani.
mn115:11.20 Dengan lenyapnya batin dan bentuk jasmani, lenyap pula enam indra.
mn115:11.21 Ketika enam bidang indria lenyap, kontak lenyap.
mn115:11.22 Ketika kontak lenyap, perasaan lenyap.
mn115:11.23 Ketika perasaan lenyap, nafsu keinginan lenyap.
mn115:11.24 Ketika nafsu keinginan lenyap, kemelekatan lenyap.
mn115:11.25 Ketika kemelekatan lenyap, kelangsungan eksistensi lenyap.
mn115:11.26 Dengan lenyapnya kelangsungan hidup, kelahiran pun lenyap.
mn115:11.27 Dengan lenyapnya kelahiran, maka usia tua dan kematian, duka, ratapan, penderitaan, kesedihan, dan keputusasaan lenyap.
mn115:11.28 Demikianlah lenyapnya keseluruhan kumpulan penderitaan ini.’
mn115:11.29 Sejauh itulah, Ānanda, seorang bhikkhu layak disebut ‘mahir dalam kemunculan bergantungan’.”