mn101:9.1 Tetapi karena kalian, para mulia Nigaṇṭha, tidak mengetahui—
mn101:9.2 ‘Kami telah ada di masa lampau, bukan kami tidak ada,’ kalian tidak mengetahui—
mn101:9.3 ‘Kami telah melakukan perbuatan jahat di masa lampau, bukan kami tidak melakukannya,’ kalian tidak mengetahui—
mn101:9.4 ‘Kami telah melakukan perbuatan jahat yang demikian atau demikian,’ kalian tidak mengetahui—
mn101:9.5 ‘Penderitaan sebanyak ini telah habis, penderitaan sebanyak ini harus dihabiskan; ketika penderitaan sebanyak ini telah habis, maka seluruh penderitaan akan menjadi habis,’ kalian tidak mengetahui—
mn101:9.6 ‘Dalam kehidupan ini juga, terdapat penghentian hal-hal yang tidak bermanfaat dan pencapaian hal-hal yang bermanfaat.’
mn101:9.7 Maka tidaklah layak bagi para mulia Nigaṇṭha untuk menyatakan:
mn101:9.8 ‘Apa pun yang dirasakan oleh orang ini—apakah menyenangkan, menyakitkan, atau netral—semuanya itu disebabkan oleh perbuatan masa lampau.
mn101:9.9 Dengan demikian, melalui pertapaan, perbuatan-perbuatan lama menjadi habis; dengan tidak melakukan perbuatan-perbuatan baru, tidak ada lagi aliran ke masa depan;
mn101:9.10 karena tidak ada aliran ke masa depan, maka perbuatan berakhir; karena perbuatan berakhir, maka penderitaan berakhir; karena penderitaan berakhir, maka perasaan berakhir; karena perasaan berakhir, maka seluruh penderitaan akan menjadi habis.’”