mn101:31.1 Seorang perumah tangga mendengar ajaran itu, atau anak seorang perumah tangga, atau seseorang yang terlahir kembali dalam keluarga baik.
mn101:31.2 Setelah mendengar ajaran itu, mereka memperoleh keyakinan pada Yang Tercerahkan.
mn101:31.3 Dengan memperoleh keyakinan itu, ia merenungkan:
mn101:31.4 ‘Kehidupan berumah tangga itu sempit dan penuh debu, sedangkan kehidupan meninggalkan keduniawian itu lapang.
mn101:31.5 Tidaklah mudah bagi seseorang yang hidup berumah tangga untuk menjalani kehidupan spiritual yang sepenuhnya sempurna dan sepenuhnya murni, bagaikan kulit kerang yang dipoles.’
mn101:31.6 Mengapa aku tidak mencukur rambut dan janggut, mengenakan jubah kuning, lalu meninggalkan kehidupan berumah tangga menuju kehidupan tanpa rumah?”
mn101:31.7 Kemudian, pada waktu yang lain, setelah meninggalkan harta kekayaan yang sedikit ataupun banyak, setelah meninggalkan sanak saudara yang sedikit ataupun banyak, ia mencukur rambut dan janggut, mengenakan jubah kuning, lalu meninggalkan kehidupan berumah tangga menuju kehidupan tanpa rumah.
