mn101:22.1 Demikianlah, para bhikkhu, ajaran para Nigaṇṭha.
mn101:22.2 Para bhikkhu, terhadap para pengikut Nigaṇṭha yang berbicara demikian, terdapat sepuluh alasan sah untuk membantah dan mengkritik mereka.
mn101:22.3 Para bhikkhu, jika makhluk-makhluk mengalami suka dan duka karena perbuatan masa lampau,
mn101:22.4 maka pastilah, para bhikkhu, para Nigaṇṭha telah melakukan perbuatan buruk di masa lampau, karena mereka sekarang mengalami penderitaan yang begitu berat, tajam, dan menyakitkan.
mn101:22.5 Jika, para bhikkhu, makhluk-makhluk mengalami suka dan duka karena ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa,
mn101:22.6 maka pastilah, para bhikkhu, para Nigaṇṭha diciptakan oleh Tuhan yang jahat, karena saat ini mereka mengalami penderitaan yang begitu hebat, tajam, dan menyiksa.
mn101:22.7 Jika, para bhikkhu, makhluk-makhluk mengalami suka dan duka karena sebab keadaan dan sifat kelahiran,
mn101:22.8 maka tentu saja, para bhikkhu, para Nigaṇṭha berasal dari keadaan yang buruk, karena saat ini mereka mengalami penderitaan yang begitu hebat, tajam, dan menyakitkan.
mn101:22.9 Jika, para bhikkhu, makhluk-makhluk mengalami suka dan duka karena sebab kelas kelahiran kembali,
mn101:22.10 Sungguh, para bhikkhu, para pengikut Nigaṇṭha telah terlahir dalam kelahiran yang buruk, karena saat ini mereka mengalami penderitaan yang begitu hebat, tajam, dan menyakitkan.
mn101:22.11 Para bhikkhu, jika makhluk-makhluk mengalami kesenangan dan kesakitan karena usaha dalam kehidupan ini,
mn101:22.12 Jelaslah, para bhikkhu, bahwa para Nigaṇṭha itu berupaya keras secara keliru dalam kehidupan ini, karena mereka sekarang mengalami penderitaan yang begitu hebat, tajam, dan menyakitkan.
mn101:22.13 Jika, para bhikkhu, makhluk-makhluk mengalami suka dan duka karena perbuatan masa lampau, maka para Nigaṇṭha itu layak dicela;
mn101:22.14 dan jika makhluk-makhluk tidak mengalami suka dan duka karena perbuatan masa lampau, maka para Nigaṇṭha itu pun layak dicela.
mn101:22.15 Jika, para bhikkhu, makhluk-makhluk mengalami suka dan duka karena ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa, maka para Nigaṇṭha itu layak dicela;
mn101:22.16 dan jika makhluk-makhluk tidak mengalami suka dan duka karena ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa, maka para Nigaṇṭha itu pun layak dicela.
mn101:22.17 Para bhikkhu, jika makhluk-makhluk mengalami suka dan duka karena sebab pertemuan dan keadaan, maka para Nigaṇṭha layak dicela;
mn101:22.18 dan jika makhluk-makhluk tidak mengalami suka dan duka karena sebab pertemuan dan keadaan, maka para Nigaṇṭha tetap layak dicela.
mn101:22.19 Para bhikkhu, jika makhluk-makhluk mengalami suka dan duka karena sebab kelas kelahiran, maka para Nigaṇṭha layak dicela;
mn101:22.20 dan jika makhluk-makhluk tidak mengalami suka dan duka karena sebab kelas kelahiran, maka para Nigaṇṭha tetap layak dicela.
mn101:22.21 Para bhikkhu, jika makhluk-makhluk mengalami suka dan duka karena sebab usaha dalam kehidupan ini, maka para Nigaṇṭha layak dicela;
mn101:22.22 Jika makhluk-makhluk tidak mengalami suka dan duka karena usaha yang dilakukan dalam kehidupan ini, maka para Nigaṇṭha layak dicela.
mn101:22.23 Demikianlah, para bhikkhu, para Nigaṇṭha mengajarkan.
mn101:22.24 Bagi para Nigaṇṭha yang mengajarkan demikian, para bhikkhu, terdapat sepuluh landasan sah yang menjadi dasar celaan dan kritik terhadap ajaran mereka.
mn101:22.25 Demikianlah, para bhikkhu, usaha itu tidak membuahkan hasil, dan perjuangan itu tidak membuahkan hasil.