
Buddha
Guru yang menjelaskan dasar pengetahuan-Nya melalui pengalaman langsung.
Khotbah kepada Saṅgārava
Brahmana Saṅgārava bertanya apakah para petapa mengaku mencapai pengetahuan karena tradisi, keyakinan, atau pengalaman langsung. Buddha menjelaskan tiga jenis guru dan menceritakan pencarian-Nya hingga menemukan pencerahan. Inilah Saṅgārava Sutta.

Guru yang menjelaskan dasar pengetahuan-Nya melalui pengalaman langsung.
Brahmana muda yang menguji sumber klaim pengetahuan para petapa.
Perempuan brahmana berbakti yang mendorong Saṅgārava menemui Buddha.
Desa tempat Buddha dan Saṅgārava berdialog.
Ajaran Buddha tidak hanya diwarisi atau dipercayai; ia berakar pada pencarian, latihan, dan realisasi langsung.
mn100:43.1 Setelah itu, brahmana muda Saṅgārava berkata kepada Bhagavā:
mn100:43.2 “Luar biasa, Yang Mulia Gotama! Luar biasa, Yang Mulia Gotama!
mn100:43.3 Bagaikan seseorang yang menegakkan barang yang tertelungkup, atau membuka barang yang tertutup, atau menunjukkan jalan kepada orang yang tersesat, atau menyalakan pelita di dalam kegelapan agar mereka yang memiliki mata dapat melihat bentuk-bentuk; demikian pula Yang Mulia Gotama telah menerangkan Dhamma dalam berbagai cara.
mn100:43.4 Aku berlindung pada Yang Mulia Gotama, pada Dhamma, dan pada Saṅgha para bhikkhu.
mn100:43.5 Semoga Yang Mulia Gotama mengingatku sebagai umat awam yang telah berlindung sejak hari ini hingga akhir hayat."
mn100:43.6 Selesailah Sutta Saṅgārava, yang kesepuluh.
mn100:43.7 Selesailah Vagga Kelima, tentang Para Brāhmaṇa.
Terjemahan Indonesia dibuat dengan bantuan AI oleh Bunbun.