Sukhañca katapuññānaṁ,
Bahagia mereka yang telah berbuat jasa,
Mañjiṭṭhakavagga
Kisah ini mengajak kita merenungkan bahwa setiap makhluk, betapapun menderitanya, memiliki kesempatan untuk berubah melalui keyakinan dan perbuatan baik. Mari kita simak perjalanan Rajjumālā dari keputusasaan menuju kebahagiaan abadi.
Seorang dewi bernama Rajjumālā, yang dulunya adalah seorang budak perempuan yang menderita, menceritakan bagaimana ia bertemu dengan Sang Buddha saat hendak bunuh diri. Mendengar ajaran-Nya, ia mencapai pencerahan dan terlahir kembali di alam surga yang penuh kebahagiaan. Kisah ini menegaskan bahwa perbuatan baik dan keyakinan dapat mengubah nasib.
Sukhañca katapuññānaṁ,
Bahagia mereka yang telah berbuat jasa,
idha ceva parattha ca;
di dunia ini maupun di alam berikutnya;
Tesaṁ sahabyakāmānaṁ,
Bagi mereka yang ingin hidup bersama,
kattabbaṁ kusalaṁ bahuṁ;
hendaknya banyak berbuat kebajikan;
Katapuññā hi modanti,
Sebab mereka yang telah berbuat jasa akan bergembira,
sagge bhogasamaṅgino.
di surga, menikmati kekayaan.