Akkhāmi te bhikkhu mahānubhāva,
Aku katakan kepadamu, bhikkhu yang mulia,
Pīṭhavagga
Kisah ini mengajak kita merenungkan bahwa kebajikan tidak selalu harus besar; hal-hal kecil yang dilakukan dengan hati tulus bisa membawa dampak yang tak terduga. Mari kita simak bagaimana seorang dewi menjelaskan asal-usul kebahagiaannya, dan biarkan cerita ini menginspirasi kita dalam kehidupan sehari-hari.
Seorang dewi yang bersinar di istana surgawinya ditanya oleh Moggallāna tentang perbuatan baik yang membawanya ke alam bahagia itu. Dewi tersebut menjelaskan bahwa semasa hidupnya sebagai manusia, ia memberikan tempat duduk kepada para tamu, menghormati mereka dengan merangkapkan tangan, dan berdana sesuai kemampuannya. Berkat perbuatan sederhana namun tulus itu, ia kini menikmati keindahan, kekayaan, dan kebahagiaan yang melimpah di alam dewa.
Akkhāmi te bhikkhu mahānubhāva,
Aku katakan kepadamu, bhikkhu yang mulia,
Manussabhūtā yamakāsi puññaṁ;
Jasa yang kulakukan ketika terlahir sebagai manusia;
Tenamhi evaṁ jalitānubhāvā,
Karena itu aku bersinar dengan keagungan yang menyala,
Vaṇṇo ca me sabbadisā pabhāsatī”ti.
Dan keindahanku menerangi segala penjuru.”