“Ahaṁ manussesu manussabhūtā,
Ketika aku terlahir di antara manusia,
Pīṭhavagga
Kisah ini mengajak kita merenungkan bahwa kebajikan tidak selalu harus besar; niat tulus dan pemberian sederhana pun bisa membawa berkah luar biasa. Mari kita baca dengan hati terbuka, dan lihat bagaimana sebuah tindakan kecil dapat mengubah takdir seseorang.
Seorang dewi yang bersinar di hutan Nandana ditanya oleh Yang Mulia Moggallāna tentang kebajikan yang membawanya ke alam surgawi. Ia menjelaskan bahwa di kehidupan lampau, sebagai menantu perempuan di rumah mertuanya, ia melihat seorang bhikkhu yang suci dan dengan penuh keyakinan memberikan bagian makanannya, yaitu sepotong kue kummāsa. Berkat perbuatan sederhana itu, ia kini menikmati keindahan, kekayaan, dan kebahagiaan surgawi.