“Tasmātiha te, bāhiya, evaṁ sikkhitabbaṁ:
“Oleh karena itu, Bāhiya, engkau harus berlatih demikian:
“In that case, Bāhiya, you should train like this:
Bāhiyasutta
“Tasmātiha te, bāhiya, evaṁ sikkhitabbaṁ:
“Oleh karena itu, Bāhiya, engkau harus berlatih demikian:
“In that case, Bāhiya, you should train like this:
‘diṭṭhe diṭṭhamattaṁ bhavissati, sute sutamattaṁ bhavissati, mute mutamattaṁ bhavissati, viññāte viññātamattaṁ bhavissatī’ti.
‘Dalam yang terlihat hanya akan ada sekadar yang terlihat; dalam yang terdengar hanya akan ada sekadar yang terdengar; dalam yang terasa hanya akan ada sekadar yang terasa; dalam yang diketahui hanya akan ada sekadar yang diketahui.’
‘In the seen will be merely the seen; in the heard will be merely the heard; in the thought will be merely the thought; in the known will be merely the known.’
Evañhi te, bāhiya, sikkhitabbaṁ.
Demikianlah, Bāhiya, engkau harus berlatih.”
That’s how you should train.
Yato kho te, bāhiya, diṭṭhe diṭṭhamattaṁ bhavissati, sute sutamattaṁ bhavissati, mute mutamattaṁ bhavissati, viññāte viññātamattaṁ bhavissati,
Bāhiya, ketika engkau telah berlatih demikian, maka dalam yang terlihat hanya ada sebatas yang terlihat, dalam yang terdengar hanya ada sebatas yang terdengar, dalam yang terasa hanya ada sebatas yang terasa, dalam yang tersadari hanya ada sebatas yang tersadari,
When you have trained in this way,
tato tvaṁ, bāhiya, na tena.
maka engkau, Bāhiya, tidak akan terikat oleh itu.
you won’t be ‘by that’.
Yato tvaṁ, bāhiya, na tena;
Ketika engkau, Bāhiya, tidak terikat oleh itu,
When you’re not ‘by that’,
tato tvaṁ, bāhiya, na tattha.
maka engkau, Bāhiya, tidak akan berada di dalam itu.
you won’t be ‘in that’.
Yato tvaṁ, bāhiya, na tattha,
Ketika engkau, Bāhiya, tidak berada di dalam itu,
When you’re not ‘in that’,
tato tvaṁ, bāhiya, nevidha na huraṁ na ubhayamantarena.
maka engkau, Bāhiya, tidak akan berada di dunia ini, tidak di alam berikutnya, maupun di antara keduanya.
you won’t be in this life or the next or between the two.
Esevanto dukkhassā”ti.
Inilah akhir dari penderitaan.”
Just this is the end of suffering.”