ps2.3:21.1 Mereka memahami demi penggenggaman—maka disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.2 Mereka memahami demi pelingkupan—maka disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.3 Mereka memahami demi pemenuhan—maka disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.4 Mereka memahami demi keterpusatan—maka disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.5 Mereka memahami demi ketidakteralihan—maka disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.6 Mereka memahami demi penguatan—maka disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.7 Mereka memahami demi ketidakterhamburan—maka disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.8 Mereka memahami demi kejernihan—maka disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.9 Mereka memahami demi ketidaktergerakan—maka disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.10 Mereka memahami demi kestabilan batin melalui penegakan kesatuan—maka disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.11 Mereka memahami demi objek perhatian—maka disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.12 Mereka memahami hakikat wilayah (gocara)—karenanya disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.13 Mereka memahami hakikat pelepasan (pahāna)—karenanya disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.14 Mereka memahami hakikat penyerahan total (pariccāga)—karenanya disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.15 Mereka memahami hakikat kebangkitan (vuṭṭhāna)—karenanya disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.16 Mereka memahami hakikat pembebasan dari perputaran (vivaṭṭana)—karenanya disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.17 Mereka memahami hakikat kedamaian (santa)—karenanya disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.18 Mereka memahami hakikat keluhuran (paṇīta)—karenanya disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.19 Mereka memahami hakikat kebebasan (vimutta)—karenanya disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.20 Mereka memahami hakikat tanpa kekotoran (anāsava)—karenanya disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.21 Mereka memahami hakikat penyeberangan (taraṇa)—karenanya disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.22 Mereka memahami hakikat tanpa tanda (animitta)—karenanya disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.23 Mereka memahami hakikat tanpa arah (appaṇihita)—karenanya disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.24 Mereka memahami hakikat kekosongan (suññata)—karenanya disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.25 Mereka memahami hakikat rasa tunggal (ekarasa)—karenanya disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.26 Mereka memahami hakikat tidak melampaui (anativattana)—karenanya disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.27 Mereka memahami hakikat keterpaduan (yuganaddha)—karenanya disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.28 Mereka memahami hakikat jalan keluar (niyyāna)—karenanya disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.29 Mereka memahami hakikat sebab (hetu)—karenanya disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.30 Mereka memahami hakikat penglihatan (dassana)—karenanya disebut faktor pencerahan.
ps2.3:21.31 Mereka memahami hakikat supremasi (ādhipateyya)—karenanya disebut faktor pencerahan.