ps1.5:82.1 Bagi seseorang yang memperhatikan tanpa-diri, indria kebijaksanaan menjadi unggul; karena keunggulan indria kebijaksanaan, ia mencapai jalan kembali-sekali …pe…
ps1.5:82.2 … buah kembali-sekali direalisasikan …pe…
ps1.5:82.3 … ia mencapai jalan tidak-kembali …
ps1.5:82.4 … buah tidak-kembali direalisasikan …
ps1.5:82.5 … ia mencapai jalan kesempurnaan …pe…
ps1.5:82.6 … kesempurnaan direalisasikan;
ps1.5:82.7 oleh karena itu dikatakan:
ps1.5:82.8 “Pencapai pandangan.”
ps1.5:82.9 Keempat indria itu mengikuti sebagai akibatnya, menjadi kondisi kesertaan kelahiran, menjadi kondisi kesalingtergantungan, menjadi kondisi penopang, menjadi kondisi keterkaitan batin.
ps1.5:82.10 Dengan kekuatan indria kebijaksanaan, keempat indria itu telah dikembangkan dengan baik dan sempurna.
ps1.5:82.11 Siapa pun yang telah merealisasikan kesempurnaan (Arahatta) dengan kekuatan indria kebijaksanaan, mereka semua adalah mereka yang mencapai pandangan benar (diṭṭhippatta).