Pada saat jalan memasuki arus, bagi indria ‘aku akan mengetahui yang belum kuketahui’, indria keyakinan disertai dengan keyakinan, indria kegigihan disertai dengan penguatan, indria perhatian disertai dengan penegakan, indria konsentrasi disertai dengan ketidak-teralihkan, indria kebijaksanaan disertai dengan penglihatan, indria pikiran disertai dengan pengertian, indria kegembiraan disertai dengan pelimpahan, dan indria kehidupan disertai dengan kelangsungan dan penguasaan.
Pada saat jalan memasuki arus, segala fenomena yang muncul, kecuali bentuk yang berasal dari pikiran, semuanya adalah baik, semuanya tanpa kekotoran, semuanya menuntun keluar, semuanya menuju pada pengurangan, semuanya bersifat duniawi, dan semuanya berobjekkan pada Nibbana.
Pada saat jalan memasuki arus, bagi indria ‘aku akan mengetahui yang belum kuketahui’, delapan indria ini menjadi pendamping yang muncul bersamaan, saling mendampingi, menjadi pendamping yang menjadi landasan, menjadi pendamping yang terkait, muncul bersama, lahir bersama, tercampur, dan terkait.