Iti kira “passambhayaṁ kāyasaṅkhāraṁ assasissāmī”ti sikkhati, “passambhayaṁ kāyasaṅkhāraṁ passasissāmī”ti sikkhati.
Demikianlah, dengan berlatih, "Dengan menenangkan bentukan tubuh, aku akan menarik napas," dan dengan berlatih, "Dengan menenangkan bentukan tubuh, aku akan menghembuskan napas."
Evaṁ sante vātūpaladdhiyā ca pabhāvanā hoti, assāsapassāsānañca pabhāvanā hoti, ānāpānassatiyā ca pabhāvanā hoti.
Jika demikian, maka penembusan angin terjadi, penembusan napas masuk dan napas keluar terjadi, dan penembusan perhatian pada napas masuk dan napas keluar terjadi.
Karena tanda dari suara-suara kasar itu telah dipahami dengan baik, diperhatikan dengan baik, dan direnungkan dengan baik, maka ketika suara-suara kasar itu telah berhenti, kemudian muncul suara-suara yang halus.
Karena tanda dari suara-suara halus itu telah dipahami dengan baik, diperhatikan dengan baik, dan direnungkan dengan baik, maka ketika suara-suara halus itu telah berhenti, kemudian pikiran pun berlanjut dengan objek berupa tanda dari suara halus.
karena tanda dari napas masuk dan napas keluar yang kasar itu telah dipahami dengan baik, diperhatikan dengan baik, dan direnungkan dengan baik, maka ketika napas masuk dan napas keluar yang kasar itu telah berhenti, kemudian muncul napas masuk dan napas keluar yang halus.
Karena tanda dari napas masuk dan napas keluar yang halus itu telah dipahami dengan baik, diperhatikan dengan baik, dan direnungkan dengan baik, maka ketika napas masuk dan napas keluar yang halus itu telah berhenti, pikiran pun tidak terganggu oleh objek berupa tanda dari napas masuk dan napas keluar yang halus.