ps1.3:95.1 Demikianlah, dengan berlatih, "Dengan menenangkan bentukan tubuh, aku akan menarik napas," dan dengan berlatih, "Dengan menenangkan bentukan tubuh, aku akan menghembuskan napas."
ps1.3:95.2 Jika demikian, maka penembusan angin terjadi, penembusan napas masuk dan napas keluar terjadi, dan penembusan perhatian pada napas masuk dan napas keluar terjadi.
ps1.3:95.3 Dan penembusan konsentrasi perhatian pada napas masuk dan napas keluar terjadi;
ps1.3:95.4 dan para bijaksana masuk dan keluar dari pencapaian itu.
ps1.3:95.5 Bagaimana hal itu bisa terjadi?
ps1.3:95.6 Seperti halnya ketika sebuah gong dipukul, mula-mula muncul suara-suara yang kasar.
ps1.3:95.7 Karena tanda dari suara-suara kasar itu telah dipahami dengan baik, diperhatikan dengan baik, dan direnungkan dengan baik, maka ketika suara-suara kasar itu telah berhenti, kemudian muncul suara-suara yang halus.
ps1.3:95.8 Karena tanda dari suara-suara halus itu telah dipahami dengan baik, diperhatikan dengan baik, dan direnungkan dengan baik, maka ketika suara-suara halus itu telah berhenti, kemudian pikiran pun berlanjut dengan objek berupa tanda dari suara halus.
ps1.3:95.9 Demikian pula, mula-mula muncul napas masuk dan napas keluar yang kasar;
ps1.3:95.10 karena tanda dari napas masuk dan napas keluar yang kasar itu telah dipahami dengan baik, diperhatikan dengan baik, dan direnungkan dengan baik, maka ketika napas masuk dan napas keluar yang kasar itu telah berhenti, kemudian muncul napas masuk dan napas keluar yang halus.
ps1.3:95.11 Karena tanda dari napas masuk dan napas keluar yang halus itu telah dipahami dengan baik, diperhatikan dengan baik, dan direnungkan dengan baik, maka ketika napas masuk dan napas keluar yang halus itu telah berhenti, pikiran pun tidak terganggu oleh objek berupa tanda dari napas masuk dan napas keluar yang halus.