ps1.3:136.1 <b>Merenungkan</b>—bagaimana ia merenungkan hal-hal tersebut?
ps1.3:136.2 Ia merenungkan sebagai tidak kekal, bukan sebagai kekal … (lengkapnya) …
ps1.3:136.3 Ia melepaskan, tidak menggenggam.
ps1.3:136.4 Dengan merenungkan sebagai tidak kekal, ia meninggalkan persepsi kekal … (lengkapnya) …
ps1.3:136.5 Dengan melepaskan, ia meninggalkan genggaman.
ps1.3:136.6 Demikianlah ia merenungkan fenomena-fenomena itu.
ps1.3:136.7 <b>Pengembangan</b> berarti empat macam pengembangan.
ps1.3:136.8 Di sini, pengembangan berarti tidak melampaui fenomena-fenomena yang telah muncul … pe …
ps1.3:136.9 Melalui makna pembiasaan, terdapat pengembangan.
ps1.3:136.10 Dengan merenungkan pelepasan, pada nafas masuk dan nafas keluar: melalui makna pengekangan terdapat pemurnian moralitas, melalui makna ketidak-teralihan terdapat pemurnian pikiran, melalui makna penglihatan terdapat pemurnian pandangan.
ps1.3:136.11 Apa pun di sini yang merupakan aspek perlindungan, ini adalah latihan moralitas yang lebih tinggi;
ps1.3:136.12 apa pun di sini yang merupakan aspek ketidak-teralihkan, ini adalah latihan pikiran yang lebih tinggi;
ps1.3:136.13 apa pun di sini yang merupakan aspek penglihatan, ini adalah latihan kebijaksanaan yang lebih tinggi—
ps1.3:136.14 ketiga latihan ini, sewaktu merenungkannya ia berlatih, sewaktu mengetahuinya ia berlatih …
ps1.3:136.15 sewaktu merealisasikan apa yang harus direalisasikan ia berlatih.