ps1.2:29.1 Pandangan tentang kenikmatan menempel melalui tiga puluh lima cara.
ps1.2:29.2 Pandangan tentang diri menempel melalui dua puluh cara.
ps1.2:29.3 Pandangan salah menempel melalui sepuluh cara.
ps1.2:29.4 Pandangan tentang kelompok kehidupan menempel melalui dua puluh cara.
ps1.2:29.5 Pandangan keabadian yang berlandaskan pada kelompok kehidupan menempel melalui lima belas cara.
ps1.2:29.6 Pandangan nihilisme yang berlandaskan pada kelompok kehidupan menempel melalui lima cara.
ps1.2:29.7 Pandangan yang melekat pada dua ujung menempel melalui lima puluh cara.
ps1.2:29.8 Pandangan yang mengikuti spekulasi tentang masa lampau menempel melalui delapan belas cara.
ps1.2:29.9 Pandangan yang mengikuti spekulasi tentang masa depan menempel melalui empat puluh empat cara.
ps1.2:29.10 Pada pandangan yang terkait dengan belenggu, terdapat kemelekatan melalui delapan belas cara.
ps1.2:29.11 Pada pandangan yang terkait dengan belenggu keakuan, yang terwujud sebagai 'aku', terdapat kemelekatan melalui delapan belas cara.
ps1.2:29.12 Pada pandangan yang terkait dengan belenggu keakuan, yang terwujud sebagai 'milikku', terdapat kemelekatan melalui delapan belas cara.
ps1.2:29.13 Pada pandangan yang terkait dengan ajaran tentang diri, terdapat kemelekatan melalui dua puluh cara.
ps1.2:29.14 Pada pandangan yang terkait dengan ajaran tentang dunia, terdapat kemelekatan melalui delapan cara.
ps1.2:29.15 Dengan satu cara, terdapat kemelekatan pada pandangan tentang keberadaan.
ps1.2:29.16 Dengan satu cara, terdapat kemelekatan pada pandangan tentang ketiadaan.