ps1.2:107.1 Karena pandangan tentang masa lampau, dengan delapan belas cara terjadi pengerasan; bisa jadi pandangan tentang keberadaan, bisa jadi pandangan tentang ketiadaan.
ps1.2:107.2 Keterikatan pada pandangan salah tentang masa depan melalui empat puluh empat cara bisa menjadi pandangan tentang keberadaan, bisa menjadi pandangan tentang ketiadaan.
ps1.2:107.3 Keterikatan pada pandangan yang membelenggu melalui delapan belas cara bisa menjadi pandangan tentang keberadaan, bisa menjadi pandangan tentang ketiadaan.
ps1.2:107.4 'Aku'—
ps1.2:107.5 keterikatan pada pandangan yang terikat pada keangkuhan melalui delapan belas cara semuanya adalah pandangan tentang ketiadaan.
ps1.2:107.6 'Milikku'—
ps1.2:107.7 keterikatan pada pandangan yang terikat pada keangkuhan melalui delapan belas cara semuanya adalah pandangan tentang keberadaan.
ps1.2:107.8 Keterikatan pada pandangan yang berhubungan dengan pandangan tentang diri melalui dua puluh cara: lima belas adalah pandangan tentang keberadaan, lima adalah pandangan tentang ketiadaan.
ps1.2:107.9 Keterikatan pada pandangan yang berhubungan dengan pandangan tentang dunia melalui delapan cara bisa menjadi pandangan tentang keberadaan, bisa menjadi pandangan tentang ketiadaan.