Cittaṭṭho abhiññeyyo;
Peran pikiran harus dipahami secara langsung;
1.1. Pembahasan tentang Pengetahuan (Ñāṇakathā)
Cittaṭṭho abhiññeyyo;
Peran pikiran harus dipahami secara langsung;
cittassa mūlaṭṭho abhiññeyyo;
Peran pikiran sebagai akar harus dipahami secara langsung;
cittassa pādaṭṭho abhiññeyyo;
Peran pikiran sebagai landasan harus dipahami secara langsung;
cittassa padhānaṭṭho abhiññeyyo;
Peran pikiran sebagai kekuatan pendorong harus dipahami secara langsung;
cittassa ijjhanaṭṭho abhiññeyyo;
Peran pikiran sebagai keberhasilan harus dipahami secara langsung;
cittassa adhimokkhaṭṭho abhiññeyyo;
Peran pikiran sebagai tekad harus dipahami secara langsung;
cittassa paggahaṭṭho abhiññeyyo;
Peran pikiran sebagai penguatan harus dipahami secara langsung;
cittassa upaṭṭhānaṭṭho abhiññeyyo;
Peran pikiran sebagai penegakan harus dipahami secara langsung;
cittassa avikkhepaṭṭho abhiññeyyo;
Peran pikiran sebagai ketidakteralihan harus dipahami secara langsung;
cittassa dassanaṭṭho abhiññeyyo. [10]
Peran pikiran sebagai penglihatan harus dipahami secara langsung. [10]