ps1.1:54.1 Tidak munculnya (kelahiran) disebut sebagai ‘keamanan’—harus dipahami sepenuhnya.
ps1.1:54.2 Tidak berlanjutnya (eksistensi) disebut sebagai ‘keamanan’—harus dipahami sepenuhnya.
ps1.1:54.3 Tanpa tanda disebut sebagai ‘keamanan’—harus dipahami sepenuhnya.
ps1.1:54.4 Tidak adanya akumulasi (kamma) disebut sebagai ‘keamanan’—harus dipahami sepenuhnya.
ps1.1:54.5 Tidak adanya kelahiran kembali disebut sebagai ‘keamanan’—harus dipahami sepenuhnya.
ps1.1:54.6 Tidak adanya tujuan kelahiran disebut sebagai ‘keamanan’—harus dipahami sepenuhnya.
ps1.1:54.7 Tidak adanya kemunculan (eksistensi baru) disebut sebagai ‘keamanan’—harus dipahami sepenuhnya.
ps1.1:54.8 Tidak adanya kelahiran (di alam mana pun) disebut sebagai ‘keamanan’—harus dipahami sepenuhnya.
ps1.1:54.9 Ketidaklahiran adalah keamanan—harus dipahami sepenuhnya.
ps1.1:54.10 Ketidak-tuaan adalah keamanan—harus dipahami sepenuhnya.
ps1.1:54.11 Ketidak-sakitan adalah keamanan—harus dipahami sepenuhnya.
ps1.1:54.12 Tanpa-kematian adalah keamanan—harus dipahami sepenuhnya.
ps1.1:54.13 Tanpa-kesedihan adalah keamanan—harus dipahami sepenuhnya.
ps1.1:54.14 Tanpa-ratapan adalah keamanan—harus dipahami sepenuhnya.
ps1.1:54.15 Tanpa-keputusasaan adalah keamanan—harus dipahami sepenuhnya.