ps1.1:254.1 Bentukan-bentukan kehendak bagi kesadaran … dan seterusnya …
ps1.1:254.2 kesadaran bagi batin dan bentuk …
ps1.1:254.3 Nama-rupa adalah kondisi bagi enam indra…
ps1.1:254.4 Enam indra adalah kondisi bagi kontak…
ps1.1:254.5 Kontak adalah kondisi bagi perasaan…
ps1.1:254.6 Perasaan adalah kondisi bagi nafsu keinginan…
ps1.1:254.7 Nafsu keinginan adalah kondisi bagi kemelekatan…
ps1.1:254.8 Kemelekatan adalah kondisi bagi penjelmaan…
ps1.1:254.9 Penjelmaan adalah kondisi bagi kelahiran…
ps1.1:254.10 Kelahiran adalah kondisi bagi penuaan dan kematian, baik dalam hal kemunculan, kelangsungan, penandaan, pengumpulan, pengikatan, penghalangan, pembangkitan, sebab, maupun kondisi.
ps1.1:254.11 Dengan sembilan cara ini, kelahiran adalah kondisi, dan penuaan serta kematian muncul bergantung pada kondisi.
ps1.1:254.12 Kedua fenomena ini muncul bergantung pada kondisi—
ps1.1:254.13 kebijaksanaan dalam memahami kondisi adalah pengetahuan tentang kestabilan Dhamma.
ps1.1:254.14 Demikian pula di masa lampau…
ps1.1:254.15 Demikian pula di masa depan, kelahiran adalah kondisi bagi penuaan dan kematian, baik dalam hal kemunculan, kelangsungan, penandaan, pengumpulan, pengikatan, penghalangan, pembangkitan, sebab, maupun kondisi.
ps1.1:254.16 Dengan sembilan cara ini, kelahiran adalah kondisi, dan penuaan serta kematian muncul bergantung pada kondisi.
ps1.1:254.17 Kedua fenomena ini muncul bergantung pada kondisi—
ps1.1:254.18 kebijaksanaan dalam memahami kondisi adalah pengetahuan tentang kestabilan Dhamma.