ps1.1:253.0 1.1.4. Uraian tentang Pengetahuan tentang Kestabilan Dhamma
ps1.1:253.1 Bagaimanakah kebijaksanaan dalam memahami kondisi adalah pengetahuan tentang kestabilan Dhamma?
ps1.1:253.2 Ketidaktahuan adalah kestabilan munculnya, kestabilan berlangsungnya, kestabilan tandanya, kestabilan penimbunannya, kestabilan keterikatannya, kestabilan hambatannya, kestabilan asal-mulanya, kestabilan sebabnya, dan kestabilan kondisinya bagi bentukan-bentukan kehendak.
ps1.1:253.3 Dalam sembilan cara ini, ketidaktahuan adalah kondisi, bentukan-bentukan kehendak muncul bergantung pada kondisi.
ps1.1:253.4 Kedua dhamma ini muncul bergantung pada kondisi—
ps1.1:253.5 kebijaksanaan dalam memahami kondisi adalah pengetahuan tentang kestabilan Dhamma.
ps1.1:253.6 Demikian pula pada masa lampau …
ps1.1:253.7 demikian pula pada masa depan, ketidaktahuan adalah kestabilan munculnya, kestabilan berlangsungnya, kestabilan tandanya, kestabilan penimbunannya, kestabilan keterikatannya, kestabilan hambatannya, kestabilan asal-mulanya, kestabilan sebabnya, dan kestabilan kondisinya bagi bentukan-bentukan kehendak.
ps1.1:253.8 Dalam sembilan cara ini, ketidaktahuan adalah kondisi, bentukan-bentukan kehendak muncul bergantung pada kondisi.
ps1.1:253.9 Kedua dhamma ini muncul bergantung pada kondisi—
ps1.1:253.10 kebijaksanaan dalam memahami kondisi adalah pengetahuan tentang kestabilan Dhamma.