‹
PE5

5. Hāravibhaṅgapañcamabhūmi

5. Hāravibhaṅgapañcamabhūmi

Peṭakopadesa · Khuddaka Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA KN 5

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.

pe5:42.1 Misalnya seperti apa? Seperti pada syair-syair: “Bagi mereka yang lalai, yang lengah.”

pe5:42.2 Kelengahan itu, apakah landasan katanya?

pe5:42.3 Ia adalah landasan bagi pelepasan (osagga) terhadap hal-hal yang bermanfaat (kusala dhamma).

pe5:42.4 Lalu, apakah landasan kata dari pelepasan terhadap hal-hal yang bermanfaat itu?

pe5:42.5 Ia adalah landasan bagi pengejaran hal-hal yang tidak bermanfaat (akusala dhamma).

pe5:42.6 Apakah landasan katanya, bagi pengejaran hal-hal yang bermanfaat?

pe5:42.7 Apakah landasan katanya, bagi pengejaran dasar-dasar kekotoran batin (kilesa vatthu)?

pe5:42.8 Demikianlah, dari kelengahan muncul pandangan salah yang berpihak pada kegelapan batin (moha), dan ketidaktahuan (avijjā) yang berpihak pada nafsu keinginan (chanda-rāga).

pe5:42.9 Di sini, terdapat nafsu keinginan (taṇhā) dan pandangan salah (diṭṭhi), serta empat arus kekotoran (āsava): arus nafsu indra (kāmāsava), arus keinginan untuk terlahir (bhavāsava), arus pandangan salah (diṭṭhāsava), dan arus ketidaktahuan (avijjāsava).

pe5:42.10 Di sini, ‘ada dalam pikiran’ adalah pandangan salah (diṭṭhi). ‘Kekal’ dalam faktor-faktor mental (cetasika) dan ‘melekat’ pada lima untaian kenikmatan indra (kāma-guṇa) adalah arus nafsu indra (kāmāsava). ‘Kemelekatan pada kelahiran kembali’ (upapatti) adalah arus keinginan untuk terlahir (bhavāsava).

pe5:42.11 Di sini, tubuh fisik (rūpa-kāya) adalah landasan kata bagi arus nafsu indra (kāmāsava) dan arus keinginan untuk terlahir (bhavāsava).

pe5:42.12 Batin dan faktor-faktor mental (nāma-kāya) adalah landasan kata bagi arus pandangan salah (diṭṭhāsava) dan arus ketidaktahuan (avijjāsava).

SUMBER TEKS
Indonesia · diterjemahkan dengan bantuan AI