ne18:7.1 Atau sebagaimana, dengan bergantung pada mata dan bentuk-bentuk, muncullah kesadaran mata.
ne18:7.2 Di sini, mata adalah kondisi karena sifatnya sebagai penguasa, bentuk-bentuk adalah kondisi karena sifatnya sebagai objek.
ne18:7.3 Cahaya adalah kondisi karena sifatnya sebagai penopang, perhatian adalah sebab karena sifatnya sendiri.
ne18:7.4 Bentukan-bentukan kehendak adalah kondisi bagi kesadaran, sebab karena sifatnya sendiri.
ne18:7.5 Kesadaran adalah kondisi bagi batin dan jasmani, sebab karena sifatnya sendiri.
ne18:7.6 Nama-dan-rupa menjadi kondisi bagi enam indra, demikianlah sifat hakikatnya sebagai sebab.
ne18:7.7 Enam indra menjadi kondisi bagi kontak, demikianlah sifat hakikatnya sebagai sebab.
ne18:7.8 Kontak menjadi kondisi bagi perasaan, demikianlah sifat hakikatnya sebagai sebab.
ne18:7.9 Perasaan menjadi kondisi bagi nafsu keinginan, demikianlah sifat hakikatnya sebagai sebab.
ne18:7.10 Nafsu keinginan menjadi kondisi bagi kemelekatan, demikianlah sifat hakikatnya sebagai sebab.
ne18:7.11 Kemelekatan menjadi kondisi bagi penjelmaan, demikianlah sifat hakikatnya sebagai sebab.
ne18:7.12 Penjelmaan menjadi kondisi bagi kelahiran, demikianlah sifat hakikatnya sebagai sebab.
ne18:7.13 Kelahiran menjadi kondisi bagi penuaan-dan-kematian, demikianlah sifat hakikatnya sebagai sebab.
ne18:7.14 Penuaan-dan-kematian menjadi kondisi bagi kesedihan, demikianlah sifat hakikatnya sebagai sebab.
ne18:7.15 Kesedihan menjadi kondisi bagi ratap tangis, demikianlah sifat hakikatnya sebagai sebab.
ne18:7.16 Ratap tangis menjadi kondisi bagi penderitaan, demikianlah sifat hakikatnya sebagai sebab.
ne18:7.17 Penderitaan menjadi kondisi bagi kekesalan batin, demikianlah sifat hakikatnya sebagai sebab.
ne18:7.18 Kekesalan batin menjadi kondisi bagi keputusasaan, demikianlah sifat hakikatnya sebagai sebab.
ne18:7.19 Demikianlah, segala sesuatu yang menjadi kondisi penopang, semuanya itu adalah perlengkapan.
ne18:7.20 Oleh karena itu Yang Mulia Mahākaccāyana berkata: “Dhamma-dhamma manapun yang melahirkan dhamma tertentu.”
ne18:7.21 Demikianlah selesai bagian yang disebut Hāra Perlengkapan.