mnd9:83.1 Dan bagaimanakah, perumah tangga, seseorang disebut seorang yang bertengkar dengan orang lain dalam pembicaraannya?
mnd9:83.2 Di sini, perumah tangga, seseorang tertentu berbicara dengan cara demikian—
mnd9:83.3 ‘Engkau tidak memahami Dhamma dan Vinaya ini, aku memahami Dhamma dan Vinaya ini. Bagaimana mungkin engkau memahami Dhamma dan Vinaya ini? Engkau telah berlatih secara keliru, aku berlatih secara benar. Apa yang patut diucapkan lebih dahulu, engkau ucapkan kemudian; apa yang patut diucapkan kemudian, engkau ucapkan lebih dahulu. Apa yang telah engkau tekuni telah terbalik. Teguran telah diajukan kepadamu, engkau telah dikalahkan. Cobalah lepaskan dirimu dari pandanganmu, atau jelaskan jika engkau mampu.’
mnd9:83.4 Demikianlah, perumah tangga, seseorang disebut seorang yang bertengkar dengan orang lain dalam pembicaraannya.