<b>So hassatī unnamatī ca tenā</b>ti.
<b>Ia tertawa dan menjadi angkuh karenanya</b>,
8. Penjelasan Sutta Pasūra
<b>So hassatī unnamatī ca tenā</b>ti.
<b>Ia tertawa dan menjadi angkuh karenanya</b>,
So tena jayatthena tuṭṭho hoti haṭṭho pahaṭṭho attamano paripuṇṇasaṅkappo.
Ia, karena tujuan kemenangan itu, menjadi puas, gembira, bersukacita, berbahagia, dan pikirannya terpenuhi.
Atha vā dantavidaṁsakaṁ hasamāno.
Atau ia tertawa memperlihatkan giginya.
<b>So hassatī unnamatī ca tenā</b>ti so tena jayatthena unnato hoti unnamo dhajo sampaggāho ketukamyatā cittassāti—
<b>Ia tertawa dan menjadi angkuh karenanya</b>—ia, karena tujuan kemenangan itu, menjadi tinggi hati, sombong, mengibarkan panji, angkuh, dan pikirannya menginginkan keunggulan—
so hassatī unnamatī ca tena.
ia tertawa dan menjadi angkuh karenanya.