mnd8:26.1 <b>Ia meratap dan bersedih, yang ucapannya rendah.</b>
mnd8:26.2 <b>Ia meratap</b>—“Apa yang telah kupertimbangkan berbeda, apa yang kupikirkan berbeda, apa yang kurenungkan berbeda, apa yang kuperhatikan berbeda; ia berpengikut besar, bermajelis besar, beriringan besar;
mnd8:26.3 dan majelis ini terpecah, tidak bersatu;
mnd8:26.4 demi majelis yang bersatu, aku akan mengulangi lagi pembicaraan dan perbincangan ini”—segala ucapan semacam itu, celoteh, ocehan, ratapan, peratapan, keadaan meratap—
mnd8:26.5 demikianlah ia meratap.
mnd8:26.6 <b>Ia bersedih</b>—“kemenangan baginya,” demikian ia bersedih,
mnd8:26.7 “kekalahan bagiku,” demikian ia bersedih,
mnd8:26.8 “perolehan baginya,” demikian ia bersedih,
mnd8:26.9 Ia bersedih: “Aku merugi,”
mnd8:26.10 Ia bersedih: “Ia mendapat kehormatan,”
mnd8:26.11 Ia bersedih: “Aku tidak dihormati,”
mnd8:26.12 Ia bersedih: “Ia dipuji,”
mnd8:26.13 Ia bersedih: “Aku dicela,”
mnd8:26.14 Ia bersedih: “Ia bahagia,”
mnd8:26.15 Ia bersedih: “Aku menderita,”
mnd8:26.16 Ia bersedih, merana, meratap, menangis memukul dada, dan menjadi bingung: “Ia dihormati, dihargai, dimuliakan, disembah, dan diagungkan, serta memperoleh jubah, makanan, tempat tinggal, dan obat-obatan; tetapi aku tidak dihormati, tidak dihargai, tidak dimuliakan, tidak disembah, tidak diagungkan, dan tidak memperoleh jubah, makanan, tempat tinggal, dan obat-obatan.”
mnd8:26.17 Ia meratap dan bersedih.
mnd8:26.18 <b>Pembicaraan rendah</b> artinya pembicaraan rendah, pembicaraan hina, pembicaraan yang merosot, pembicaraan yang gagal, bukan pembicaraan yang sempurna—
mnd8:26.19 Ia meratap dan bersedih karena pembicaraan rendah.