‹
MND4

4. Suddhaṭṭhakasuttaniddesa

4. Penjelasan Sutta tentang Kesucian

Mahāniddesa · Khuddaka Nikāya · Terjemahan Indonesia Tiga Keranjang

KENALI DUNIA KN 4

Kenali dunia dalam sutta ini

Pengantar Tiga Keranjang · bukan bagian dari teks kanonik.
mnd4:42.1

<b>Vidvā ca vedehi samecca dhamman</b>ti.

Dan seorang yang bijaksana, setelah memahami Dhamma melalui pengetahuan,

mnd4:42.2

Samecca abhisamecca dhammaṁ.

Setelah memahami dan menembus Dhamma,

mnd4:42.3

Sabbe saṅkhārā aniccāti samecca abhisamecca dhammaṁ;

'Segala bentukan tidak kekal'—demikianlah ia memahami dan menembus Dhamma;

mnd4:42.4

sabbe saṅkhārā dukkhāti samecca abhisamecca dhammaṁ;

'Segala bentukan adalah penderitaan'—demikianlah ia memahami dan menembus Dhamma;

mnd4:42.5

sabbe dhammā anattāti samecca abhisamecca dhammaṁ;

'Segala fenomena bukan diri'—demikianlah ia memahami dan menembus Dhamma;

mnd4:42.6

avijjāpaccayā saṅkhārāti samecca abhisamecca dhammaṁ;

'Dengan ketidaktahuan sebagai kondisi, muncullah bentukan-bentukan'—demikianlah ia memahami dan menembus Dhamma;

mnd4:42.7

saṅkhārapaccayā viññāṇanti samecca abhisamecca dhammaṁ;

'Dengan bentukan sebagai kondisi, muncullah kesadaran'—demikianlah ia memahami dan menembus Dhamma;

mnd4:42.8

viññāṇapaccayā nāmarūpanti …

'Dengan kesadaran sebagai kondisi, muncullah batin-dan-jasmani'—demikianlah …

mnd4:42.9

nāmarūpapaccayā saḷāyatananti …

'Dengan batin-dan-jasmani sebagai kondisi, muncullah enam indra'—demikianlah …

mnd4:42.10

saḷāyatanapaccayā phassoti …

'Dengan enam indra sebagai kondisi, muncullah kontak'—demikianlah …

mnd4:42.11

phassapaccayā vedanāti …

'Dengan kontak sebagai kondisi, muncullah perasaan'—demikianlah …

mnd4:42.12

vedanāpaccayā taṇhāti …

'Dengan perasaan sebagai kondisi, muncullah ketagihan'—demikianlah …

mnd4:42.13

taṇhāpaccayā upādānanti …

'Dengan ketagihan sebagai kondisi, muncullah kemelekatan'—demikianlah …

mnd4:42.14

upādānapaccayā bhavoti …

'Dengan kemelekatan sebagai kondisi, muncullah penjelmaan'—demikianlah …

mnd4:42.15

bhavapaccayā jātīti …

'Dengan penjelmaan sebagai kondisi, muncullah kelahiran'—demikianlah …

mnd4:42.16

jātipaccayā jarāmaraṇanti samecca abhisamecca dhammaṁ;

'Dengan kelahiran sebagai kondisi, muncullah penuaan-dan-kematian'—demikianlah ia memahami dan menembus Dhamma;

mnd4:42.17

avijjānirodhā saṅkhāranirodhoti samecca abhisamecca dhammaṁ;

'Dengan lenyapnya ketidaktahuan, lenyap pula bentukan-bentukan'—demikianlah ia memahami dan menembus Dhamma;

mnd4:42.18

saṅkhāranirodhā viññāṇanirodhoti samecca abhisamecca dhammaṁ;

'Dengan lenyapnya bentukan, lenyap pula kesadaran'—demikianlah ia memahami dan menembus Dhamma;

mnd4:42.19

viññāṇanirodhā nāmarūpanirodhoti …

'Dengan lenyapnya kesadaran, lenyap pula batin-dan-jasmani'—demikianlah …

mnd4:42.20

nāmarūpanirodhā saḷāyatananirodhoti …

Dengan lenyapnya nama-dan-bentuk, lenyap pula enam landasan indra …

mnd4:42.21

saḷāyatananirodhā phassanirodhoti …

Dengan lenyapnya enam landasan indra, lenyap pula kontak …

mnd4:42.22

phassanirodhā vedanānirodhoti …

Dengan lenyapnya kontak, lenyap pula perasaan …

mnd4:42.23

vedanānirodhā taṇhānirodhoti …

Dengan lenyapnya perasaan, lenyap pula nafsu kehausan …

mnd4:42.24

taṇhānirodhā upādānanirodhoti …

Dengan lenyapnya nafsu kehausan, lenyap pula kemelekatan …

mnd4:42.25

upādānanirodhā bhavanirodhoti …

Dengan lenyapnya kemelekatan, lenyap pula penjelmaan …

mnd4:42.26

bhavanirodhā jātinirodhoti …

Dengan lenyapnya penjelmaan, lenyap pula kelahiran …

mnd4:42.27

jātinirodhā jarāmaraṇanirodhoti samecca abhisamecca dhammaṁ;

Dengan lenyapnya kelahiran, lenyap pula penuaan-dan-kematian — demikianlah ia merenungkan Dhamma dengan pemahaman penuh dan mendalam;

mnd4:42.28

idaṁ dukkhanti samecca abhisamecca dhammaṁ;

'Ini adalah penderitaan' — demikianlah ia merenungkan Dhamma dengan pemahaman penuh dan mendalam;

mnd4:42.29

ayaṁ dukkhasamudayoti …

'Ini adalah asal-mula penderitaan' …

mnd4:42.30

ayaṁ dukkhanirodhoti …

'Ini adalah lenyapnya penderitaan' …

mnd4:42.31

ayaṁ dukkhanirodhagāminī paṭipadāti samecca abhisamecca dhammaṁ;

'Ini adalah jalan menuju lenyapnya penderitaan' — demikianlah ia merenungkan Dhamma dengan pemahaman penuh dan mendalam;

mnd4:42.32

ime āsavāti samecca abhisamecca dhammaṁ;

'Ini adalah noda-noda batin' — demikianlah ia merenungkan Dhamma dengan pemahaman penuh dan mendalam;

mnd4:42.33

ayaṁ āsavasamudayoti …

'Ini adalah asal-mula noda-noda batin' …

mnd4:42.34

ayaṁ āsavanirodhoti …

'Ini adalah lenyapnya noda-noda batin' …

mnd4:42.35

ayaṁ āsavanirodhagāminī paṭipadāti samecca abhisamecca dhammaṁ;

'Ini adalah jalan menuju lenyapnya noda-noda batin' — demikianlah ia merenungkan Dhamma dengan pemahaman penuh dan mendalam;

mnd4:42.36

ime dhammā abhiññeyyāti samecca abhisamecca dhammaṁ;

'Hal-hal ini harus dipahami secara langsung' — demikianlah ia merenungkan Dhamma dengan pemahaman penuh dan mendalam;

mnd4:42.37

ime dhammā pariññeyyāti …

'Hal-hal ini harus dipahami sepenuhnya' …

mnd4:42.38

ime dhammā pahātabbāti …

'Hal-hal ini harus ditinggalkan' …

mnd4:42.39

ime dhammā bhāvetabbāti …

'Hal-hal ini harus dikembangkan' …

mnd4:42.40

ime dhammā sacchikātabbāti samecca abhisamecca dhammaṁ.

Demikianlah hal-hal ini harus direalisasikan—setelah memahami dan menembus Dhamma.

mnd4:42.41

Channaṁ phassāyatanānaṁ samudayañca atthaṅgamañca assādañca ādīnavañca nissaraṇañca samecca abhisamecca dhammaṁ.

Setelah memahami dan menembus Dhamma mengenai munculnya, lenyapnya, kepuasan, bahaya, dan jalan keluar dari enam landasan kontak.

mnd4:42.42

Pañcannaṁ upādānakkhandhānaṁ samudayañca atthaṅgamañca assādañca ādīnavañca nissaraṇañca samecca abhisamecca dhammaṁ.

Setelah memahami dan menembus Dhamma mengenai munculnya, lenyapnya, kepuasan, bahaya, dan jalan keluar dari lima kelompok kemelekatan.

mnd4:42.43

Catunnaṁ mahābhūtānaṁ samudayañca atthaṅgamañca assādañca ādīnavañca nissaraṇañca samecca abhisamecca dhammaṁ.

Setelah memahami dan menembus Dhamma mengenai munculnya, lenyapnya, kepuasan, bahaya, dan jalan keluar dari empat unsur besar.

mnd4:42.44

Yaṁ kiñci samudayadhammaṁ sabbaṁ taṁ nirodhadhammanti samecca abhisamecca dhammanti—

Apa pun yang memiliki sifat muncul, semuanya itu memiliki sifat lenyap—setelah memahami dan menembus Dhamma demikian.

mnd4:42.45

vidvā ca vedehi samecca dhammaṁ.

Sang bijaksana, dengan kebijaksanaan, memahami Dhamma setelah merenungkannya.

SUMBER TEKS
Indonesia · diterjemahkan dengan bantuan AI