mnd2:39.1 Atau lagi, "Demikianlah mataku mungkin ada di masa depan, demikian pula bentuk-bentuk (rūpa)" —
mnd2:39.2 ia mengarahkan pikiran untuk memperoleh apa yang belum diperoleh.
mnd2:39.3 Karena adanya pengarahan pikiran, ia bersukacita pada hal itu.
mnd2:39.4 Dengan bersukacita demikian, ia membuat keterikatan pada masa depan.
mnd2:39.5 "Demikianlah telingaku mungkin ada di masa depan, demikian pula suara-suara" —
mnd2:39.6 "Demikianlah hidungku mungkin ada di masa depan, demikian pula bau-bauan" —
mnd2:39.7 "Demikianlah lidahku mungkin ada di masa depan, demikian pula rasa-rasa" —
mnd2:39.8 "Demikianlah tubuhku ini kelak di masa depan, demikianlah sentuhan-sentuhan ini" ...
mnd2:39.9 "Demikianlah pikiranku ini kelak di masa depan, demikianlah fenomena-fenomena ini"—
mnd2:39.10 ia mengarahkan pikirannya untuk memperoleh apa yang belum diperoleh.
mnd2:39.11 Karena pengarahan pikiran itu, ia bergembira akan hal itu.
mnd2:39.12 Dengan bergembira demikian, ia kemudian juga menimbulkan kemelekatan.