mnd16:49.1 Bagaimana Sang Bhagavā sendirian mencapai penerangan sempurna yang tiada taranya?
mnd16:49.2 <b>Pencerahan</b> disebut pengetahuan dalam empat jalan, indria kebijaksanaan, kekuatan kebijaksanaan, faktor pencerahan penyelidikan dharma, penyelidikan, pandangan terang, dan pandangan benar.
mnd16:49.3 Sang Bhagavā dengan pengetahuan pencerahan itu memahami “segala bentukan tidak kekal,”
mnd16:49.4 memahami “segala bentukan adalah penderitaan,”
mnd16:49.5 memahami “segala fenomena bukan diri,”
mnd16:49.6 memahami “dengan ketidaktahuan sebagai kondisi, muncullah bentukan-bentukan” …
mnd16:49.7 memahami “dengan kelahiran sebagai kondisi, muncullah penuaan dan kematian”;
mnd16:49.8 memahami “dengan lenyapnya ketidaktahuan, lenyap pula bentukan-bentukan” …
mnd16:49.9 memahami “dengan lenyapnya kelahiran, lenyap pula penuaan dan kematian”;
mnd16:49.10 memahami “ini adalah penderitaan,”
mnd16:49.11 Ia memahami, “Inilah asal-mula penderitaan,”
mnd16:49.12 Ia memahami, “Inilah lenyapnya penderitaan,”
mnd16:49.13 Ia memahami, “Inilah jalan menuju lenyapnya penderitaan”;
mnd16:49.14 Ia memahami, “Inilah noda-noda” …
mnd16:49.15 Ia memahami, “Inilah jalan menuju lenyapnya noda-noda”;
mnd16:49.16 Ia memahami, “Hal-hal ini harus dipahami sepenuhnya” …
mnd16:49.17 “… harus ditinggalkan” …
mnd16:49.18 “… harus dikembangkan” …
mnd16:49.19 “… harus direalisasikan,”
mnd16:49.20 Ia memahami munculnya, lenyapnya, kepuasan, bahaya, dan jalan keluar dari enam landasan kontak,
mnd16:49.21 Ia memahami munculnya, lenyapnya, kepuasan, bahaya, dan jalan keluar dari lima kelompok unsur yang dilekati,
mnd16:49.22 Ia memahami munculnya, lenyapnya, kepuasan, bahaya, dan jalan keluar dari empat unsur utama,
mnd16:49.23 Ia memahami, “Apa pun yang memiliki sifat muncul,
mnd16:49.24 semuanya memiliki sifat lenyap.”