Kathaṁ na cakkhulolo hoti?
Bagaimanakah seseorang tidak berkeliaran dengan mata?
14. Penjelasan Sutta Tuvaṭaka
Kathaṁ na cakkhulolo hoti?
Bagaimanakah seseorang tidak berkeliaran dengan mata?
Idha bhikkhu antaragharaṁ paviṭṭho vīthiṁ paṭipanno saṁvuto gacchati na hatthiṁ olokento, na assaṁ olokento, na rathaṁ olokento, na pattiṁ olokento, na itthiyo olokento, na purise olokento, na kumārake olokento, na kumārikāyo olokento, na antarāpaṇaṁ olokento, na gharamukhāni olokento, na uddhaṁ olokento, na adho olokento, na disāvidisāvipekkhamāno gacchati.
Di sini, seorang bhikkhu yang memasuki rumah-rumah penduduk atau berjalan di jalan, berjalan dengan terkendali, tidak menatap gajah, tidak menatap kuda, tidak menatap kereta, tidak menatap pasukan berjalan kaki, tidak menatap wanita, tidak menatap pria, tidak menatap anak laki-laki, tidak menatap anak perempuan, tidak menatap pasar, tidak menatap muka rumah, tidak menatap ke atas, tidak menatap ke bawah, tidak berjalan sambil melihat ke segala penjuru.
Evampi na cakkhulolo hoti.
Demikianlah ia tidak berkeliaran dengan mata.