Setelah melihat bentuk dengan mata, pada bentuk-bentuk yang menyenangkan maupun tidak menyenangkan, tubuhnya tetap tegak, pikirannya tegak di dalam, tersusun baik, terbebas sempurna.
Setelah menyadari fenomena pikiran dengan pikiran, pada fenomena-fenomena yang menyenangkan maupun tidak menyenangkan, tubuhnya tetap tegak, pikirannya tegak di dalam, tersusun baik, terbebas sempurna.