<b>Tassa no santi ussadā</b>ti.
**Baginya tidak ada penonjolan-penonjolan**—demikianlah.
10. Penjelasan Sutta tentang Sebelum Kehancuran
<b>Tassa no santi ussadā</b>ti.
**Baginya tidak ada penonjolan-penonjolan**—demikianlah.
<b>Tassā</b>ti arahato khīṇāsavassa.
**Baginya**—bagi seorang arahat yang noda-nodanya telah musnah.
<b>Ussadā</b>ti sattussadā—
**Penonjolan-penonjolan**—tujuh penonjolan:
rāgussado dosussado mohussado mānussado diṭṭhussado kilesussado kammussado.
penonjolan nafsu, penonjolan kebencian, penonjolan delusi, penonjolan keangkuhan, penonjolan pandangan, penonjolan kekotoran, penonjolan perbuatan.
Tassime ussadā natthi na santi na saṁvijjanti nupalabbhanti, pahīnā samucchinnā vūpasantā paṭipassaddhā abhabbuppattikā ñāṇagginā daḍḍhāti—
Baginya penonjolan-penonjolan ini tidak ada, tidak terdapat, tidak dijumpai, tidak ditemukan; telah ditinggalkan, dipotong habis, ditenangkan, dipadamkan, tidak mungkin muncul kembali, terbakar oleh api pengetahuan—
tassa no santi ussadā.
baginya tidak ada penonjolan-penonjolan.