“Bhante nāgasena, kena kāraṇena akusalaṁ thokaṁ kusalaṁ bahutaran”ti?
"Bhante Nāgasena, mengapa perbuatan tidak baik itu sedikit sedangkan perbuatan baik lebih banyak?"
Vessantaravagga
“Bhante nāgasena, kena kāraṇena akusalaṁ thokaṁ kusalaṁ bahutaran”ti?
"Bhante Nāgasena, mengapa perbuatan tidak baik itu sedikit sedangkan perbuatan baik lebih banyak?"
“Idha, mahārāja, yo koci dānaṁ deti, sīlaṁ samādiyati, uposathakammaṁ karoti, so haṭṭho pahaṭṭho hasito pamudito pasannamānaso vedajāto hoti, tassa aparāparaṁ pīti uppajjati, pītimanassa bhiyyo bhiyyo kusalaṁ pavaḍḍhati.
“Di sini, Baginda, siapa pun yang memberi dana, menjalankan sila, melakukan uposatha, ia menjadi gembira, bersukacita, tertawa, riang, dengan pikiran jernih dan penuh kegembiraan. Berulang-ulang timbul kegembiraan dalam dirinya, dan dengan pikiran yang gembira, kebajikan semakin bertambah.