Atau, Baginda, bagaikan seseorang yang ketakutan, gemetar, dengan pikiran kacau dan bingung, yang dengan usaha membebaskan diri dari situ, lalu memasuki tempat yang kokoh, stabil, tidak tergoyahkan, dan aman, dan di sana memperoleh kebahagiaan tertinggi;
evameva kho, mahārāja, yo sammāpaṭipanno, so yoniso manasikārena byapagatabhayasantāsaṁ paramasukhaṁ nibbānaṁ sacchikaroti.
demikian pula, Baginda, seseorang yang berlatih dengan benar, melalui perhatian yang bijaksana, merealisasikan Nibbāna, kebahagiaan tertinggi, yang telah melampaui ketakutan dan kegentaran.