mil5.4.7:23.1
Puna caparaṁ yadā devadatto mahāpatāpo nāma rājā ahosi, tadā bodhisatto tassa putto dhammapālo nāma kumāro ahosi, tadā so rājā sakaputtassa hatthapāde sīsañca chedāpesi, tatthapi tāva devadattoyeva uttaro adhikataro.
Selanjutnya, ketika Devadatta menjadi raja bernama Mahāpatāpa, pada saat itu Bodhisatta menjadi putranya, pangeran bernama Dhammapāla. Ketika itu raja tersebut memerintahkan pemotongan tangan, kaki, dan kepala putranya sendiri. Dalam hal ini pun, Devadatta tetap lebih unggul dan lebih kejam.