Atau bagaikan, Baginda, ketika kebakaran hutan terjadi di bumi, seribu kendi air pun tidak mampu memadamkannya; melainkan hanya apilah yang berkuasa di sana dan menjalankan perintahnya.
Demikian pula, Baginda, bagi mereka yang tidak terpikirkan itu, hanya akibat karma yang sangat kuat dan lebih berkuasa; hanya akibat karmalah yang menguasai segala sesuatu dan menjalankan perintahnya. Bagi yang dikuasai karma, perbuatan-perbuatan lainnya tidak mendapat kesempatan. Oleh karena itu, Baginda, ketika Yang Mulia Mahāmoggallāna, yang dikuasai karma, dipukul dengan tongkat, tidak ada pengumpulan kekuatan batin (iddhi) padanya."