Seperti halnya, Baginda, seorang yang kuat dengan kekuatan, kejayaan, dan keberaniannya sendiri, karena keyakinannya yang besar dan kemampuannya, dapat meringankan hukuman berat yang dijatuhkan raja kepada kerabat atau sahabatnya;
demikian pula, Baginda, Bhagavā, setelah menahbiskan Devadatta yang telah merasakan penderitaan selama ratusan ribu kotpa yang tak terhitung, meringankan penderitaan berat itu melalui kekuatan dan kemampuan moralitas, konsentrasi, kebijaksanaan, dan kebebasannya.