Rājā āha—
Raja bertanya:
7. Pertanyaan tentang Perpindahan ke Tubuh Lain
Rājā āha—
Raja bertanya:
“bhante nāgasena, atthi koci satto yo imamhā kāyā aññaṁ kāyaṁ saṅkamatī”ti?
“Bhante Nāgasena, adakah makhluk yang berpindah dari tubuh ini ke tubuh lain?”
“Na hi, mahārājā”ti.
“Tidak ada, Baginda.”
“Yadi, bhante nāgasena, imamhā kāyā aññaṁ kāyaṁ saṅkamanto natthi, nanu mutto bhavissati pāpakehi kammehī”ti?
“Jika, Bhante Nāgasena, tidak ada yang berpindah dari tubuh ini ke tubuh lain, bukankah ia akan terbebas dari perbuatan-perbuatan jahat?”
“Āma, mahārāja, yadi na paṭisandaheyya, mutto bhavissati pāpakehi kammehīti, yasmā ca kho, mahārāja, paṭisandahati, tasmā na parimutto pāpakehi kammehī”ti.
“Benar, Baginda, jika ia tidak terlahir kembali, ia akan terbebas dari perbuatan-perbuatan jahat. Tetapi karena ia terlahir kembali, Baginda, maka ia tidak terbebas dari perbuatan-perbuatan jahat.”