mil3.2.6:2.1 “Buatlah sebuah perumpamaan.”
mil3.2.6:2.2 “Seperti, Baginda, seseorang mencuri mangga milik orang lain. Pemilik mangga itu menangkapnya dan membawanya menghadap raja, berkata, ‘Baginda, orang ini mencuri mangga saya.’ Orang itu lalu berkata, ‘Baginda, saya tidak mencuri mangga orang ini. Mangga yang ditanam oleh orang ini berbeda, dan mangga yang saya curi juga berbeda. Saya tidak pantas dihukum.’”
mil3.2.6:2.3 “Apakah orang itu, Baginda, pantas dihukum?”
mil3.2.6:2.4 “Ya, Bhante, ia pantas dihukum.”
mil3.2.6:2.5 “Karena alasan apa?”
mil3.2.6:2.6 “Walaupun ia berkata demikian, Bhante, karena ia tidak melepaskan mangga yang pertama, ia pantas dihukum karena mangga yang terakhir.”
mil3.2.6:2.7 “Demikian pula, Baginda, dengan nama-dan-rupa ini seseorang melakukan perbuatan, baik atau buruk, dan melalui perbuatan itu nama-dan-rupa yang lain terlahir kembali. Oleh karena itu, ia tidak terbebas dari perbuatan-perbuatan jahatnya.”