Kemudian Nāgasena si anak itu mengambil mangkuk dari tangan Yang Mulia Rohaṇa, masuk ke rumah, dan dengan tangannya sendiri melayani Yang Mulia Rohaṇa dengan makanan keras dan lunak yang lezat hingga kenyang. Setelah Yang Mulia Rohaṇa selesai makan dan meletakkan mangkuknya, anak itu berkata:
“Ketika engkau, anakku, telah bebas dari rintangan, setelah mendapat izin dari ayah dan ibumu, dan telah mengambil gaya hidup pertapaan yang telah kuterima ini, maka saat itulah aku akan memberikannya,” kata Yang Mulia Rohaṇa.