Selanjutnya, para bhikkhu, ketika siswa mulia, dengan hancurnya kekotoran batin, merealisasikan kebebasan pikiran yang tanpa kekotoran dan kebebasan melalui kebijaksanaan, dan setelah mengetahuinya sendiri melalui pengetahuan langsung dalam kehidupan ini, ia berdiam dengan mencapainya, pada saat itu terdengarlah seruan di kalangan para dewa:
Furthermore, when a noble disciple realizes the undefiled freedom of heart and freedom by wisdom. And they live having realized it with their own insight in this very life due to the ending of defilements, the gods cry out: