iti111:4.1 Jika seorang bhikkhu, saat berjalan, telah melenyapkan keinginan dan niat jahat, telah melenyapkan kemalasan dan kantuk, telah melenyapkan kegelisahan dan penyesalan, telah meninggalkan keragu-raguan, dengan energi yang dibangkitkan dan tidak kendur, dengan perhatian yang tegak dan tidak kacau, dengan tubuh yang tenang dan tidak gelisah, dengan pikiran yang terkonsentrasi dan terpusat.
BAGIAN 4
iti111:4.2 Maka, para bhikkhu, seorang bhikkhu yang demikian, saat berjalan, disebut ‘tekun dan waspada, senantiasa bersemangat dan bertekad’.