cnd8:93.1 <b>Kepada-Mu, Sang Nāga, aku bersujud setelah bertemu</b>.
cnd8:93.2 <b>Kepada-Mu (Taṁ)</b> adalah kata yang digunakan untuk menyebut Bhagavā.
cnd8:93.3 <b>Aku bersujud</b> artinya: aku bersujud dengan tubuh, atau aku bersujud dengan ucapan, atau aku bersujud dengan pikiran, atau aku bersujud melalui praktik yang sesuai dengan makna, atau aku bersujud melalui praktik yang sesuai dengan Dhamma; aku menghormati, menjunjung tinggi, memuliakan, dan memuja.
cnd8:93.4 <b>Setelah bertemu (samecca)</b> artinya: setelah bertemu, setelah menyadari, setelah berkumpul, setelah berkumpul bersama, aku bersujud kepada-Mu secara langsung (berhadapan muka).
cnd8:93.5 <b>Nāga</b> artinya: Bhagavā adalah nāga karena tidak melakukan kesalahan (āguṁ na karoti)—
cnd8:93.6 nāga, karena tidak pergi (na gacchati)—
cnd8:93.7 nāga, karena tidak datang (na āgacchati)—
cnd8:93.8 nāga.
cnd8:93.9 Bagaimana Bhagavā tidak melakukan kesalahan (āguṁ na karoti)—
cnd8:93.10 sehingga disebut nāga?
cnd8:93.11 Yang disebut kesalahan (āgu) adalah kondisi-kondisi batin yang jahat, tidak bermanfaat, yang mengotori, yang membawa kelahiran kembali, yang menyakitkan, yang menghasilkan penderitaan, dan yang mengarah pada kelahiran, penuaan, dan kematian di masa depan.